Asumsi, persepsi dan menjadikan sebuah pengertian. Pngertian secara subjektif itu kemudian membentuk parameter.
Pertanyaan besarnya adalah apakah parameter yang digunakan telah sesuai dengan parameter secara general?,

Seorang wanita metropolitan yang berlatar belakang fashionista itu terlihat sangat tangguh. Diusianya yang di atas 30 tahunan itu ia masih menjalani hidup sendiri tanpa membutuhkan seorang suami yang harus menjaganya. Diusianya yang tidak muda lagi itu juga ia telah mendapatkan banyak kemewahan dan menjadi salah satu tamu konsumtif di kota besar.

Latar belakang menguntungkan kicauannya terhadap dunia fashion ibu kota. Bahkan kata – kata mujarab yang ia sering lontarkan “dimana sih cita – citanya??” untuk mereka yang tidak pandai dalam menggabungkan keindahan fashion. tentunya berdasarkan penglihatan si pengicau.

Entah darimana pertanyaan itu ia dapatkan. Jika itu berasal dari pengalamannya, maka ia telah memiliki parameter yang teramat kaku dalam dunia fashion yang kian hari kian berubah. Sedangkan perubahan itu sendiri tak pernah menuntut parameter.

Namun jika ia mendapatkan pertanyaan yang sekaligus pernyataan tersebut dari orang – orang yang dianggapnya lebih mengerti, maka pertanyaan itu tak lain dan tak bukan hanya air yang ingin menyebrangi gurun pasir.

14/06/11